Skip to main content

Konsisten dalam Pengelolaan Portofolio

Sudah cukup lama saya tidak menulis dalam blog ini, sebenarnya terlintas keinginan untuk menuangkan pemikiran namun terkadang karena adanya kegiatan lain atau sedang tidak bersemangat maka keinginan untuk menulis pun ditunda. Saya juga berpendapat bahwa hasil kerja secara nyata jauh lebih penting daripada apa yang kita sampaikan, jadi bila fokus saya adalah investasi saham, maka kinerja investasi lah yang harus menjadi fokus saya dan bukan kegiatan menulis. Oleh karena itu, ketika saya masih perlu untuk melakukan analisa terhadap emiten tertentu maka saya
memutuskan untuk mendahulukan melakukan analisa karena dari analisa tersebutlah yang mempengaruhi secara langsung terhadap investasi saya.
Hari ini pun sebenarnya masih ada saham yang perlu saya amati, namun karena sedang memiliki ide untuk menulis maka rasanya tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu menuangkan pemikiran dalam blog ini. Beberapa bulan ini, IHSG mengalami penurunan dibanding dengan kinerja pada awal tahun. Bagi portofolio saya pribadi, beberapa saham juga mengalami penurunan dan stagnasi sehingga kondisinya cukup berbeda dibanding kondisi awal tahun dimana saham saya secara umum mengalami kenaikan yang cukup lumayan. Namun demikian, kondisi ketika saham turun atau stagnan ini dapat menjadi ukuran apakah saya cukup mantap dalam menjalankan sistem dan gaya investasi yang telah saya jalankan sejak awal tahun 2017 yaitu dengan time frame menengah dan panjang, analisa fundamental, alokasi saham, dan juga money management yang baik.
Pada saat saham mengalami stagnasi dan penurunan inilah semakin terasa pentingnya time frame dan juga money management dalam berinvestasi saham karena tanpa memperhatikan kedua faktor tersebut, maka psikologi dalam berinvestasi akan mudah goyah. Dengan memiliki time frame 1-3 tahun, maka saya lebih tenang dalam mengamati penurunan yang ada dan dapat memberikan waktu agar saham tersebut kembali pada nilai wajarnya.
Tentu saja ada juga beberapa saham di luar portofolio saya yang mengalami kenaikan cukup lumayan. Saham-saham tersebut beberapa diantaranya ada yang dibahas di stockbit dan tentu saja wajar bila timbul perasaan gatal dan sayang karena tidak membeli saham tersebut sebelumnya. Namun di sela pemikiran tersebut timbul respon untuk tetap fokus pada gaya investasi saya sendiri dan tidak mudah terpengaruh oleh komentar orang lain mengenai saham tertentu. Dengan demikian, komentar ataupun pandangan yang ada di luar hanya merupakan informasi awal mengenai saham tertentu dan keputusan untuk membeli tetap harus didasarkan pada analisa dan kenyamanan saya untuk berinvestasi di saham tersebut.
Demikian kira-kira apa yang dapat saya pelajari dari kondisi saham beberapa bulan ini, dan meskipun tulisan kali ini tidak begitu banyak membahas mengenai sisi teknis dalam berinvestasi tapi menurut saya merupakan hal yang cukup penting juga dalam berinvestasi

Comments

Popular posts from this blog

Arti YoY, QoQ, MoM, dan Ytd

Kunci untuk dapat menganalisa dengan baik salah satunya adalah denan mengetahui istilah-istilah yang terdapat dalam penyajian data keuangan. Selain mengenai rasio ataupun akun-akun dalam laporan laba rugi, yang tidak kalah penting adalah untuk mengetahui perbandingan kinerja saat ini dengan kinerja sebelumnya. Bila salah memahami arti istilah ini, maka bisa saja muncul persepsi yang salah terhadap kinerja perusahaan. Nah dalam melakukan perbandingan dengan periode sebelumnya, sering dijumpai istilah seperti yoy, qoq, mom, dan juga ytd.

Arti Cum Date, Ex Date, dan Distribution Date

Bagi Anda yang tertarik untuk mendapatkan penghasilan secara rutin dari dividen seperti pembahasan pada artikel ini , maka tentu harus memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan dividen sehingga dapat melakukan keputusan investasi yang tepat. Pada saat suatu perusahaan mengumumkan pembagian dividen, ada beberapa istilah yang sering muncul, yaitu dividen final/interim, cum dan ex date, serta distribution date.  Istilah pertama yaitu dividen final adalah dividen yang dibagikan setelah satu tahun buku, sementara

Penurunan pada Saham KBLI dan LPPF

Pada Jumat kemarin, IHSG mengalami koreksi yang tidak terlalu tajam. Meski demikian, ada saham saya yaitu KBLI mengalami penurunan yang cukup dalam yaitu dari pembukaan 422 hingga sempat menyentuh harga 372 sebelum kemudian ditutup di 402. Selain KBLI, saham lain yang juga turun cukup banyak adalah LPPF yang turun sekitar 3%. Penurunan yang terjadi pada KBLI dan LPPF sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Tentu saja melihat harga yang turun dan otomatis portofolio juga ikut turun tentu sedikit menimbulkan rasa kurang nyaman. Meski demikian, dalam kondisi inilah mentalitas dalam berinvestasi diuji. Apakah saya masih dapat berpikir dengan jernih dan objektif dalam menyikapi penurunan tersebut. Jadi tulisan ini sebagai sharing dan juga catatan pribadi saya dalam menghadapi kondisi tersebut.